Agenda

TBM Pasuruan : 1. TBM Surabaya : 1.

Minggu, 13 Juni 2010

TBM As - Salam, menggelar nonton bareng Piala Dunia

Matahari belum menghilang dari cakrawala ketika persiapan nonton bareng pembukaan piala dunia dimulai yang ditayangkan oleh salah satu stasiun televisi. Tampak pengurus TBM, Mulyono,Sugiarto dan Bapak Irul ikut dalam persiapan sore itu, Jumat 11 Juni 2010. Acara Nonton bareng semula direncanakan di dekat TBM, namun karena jumlah penonton yang semakin banyak dengan terpaksa dialihkan ke lapangan yang ada di sebelah TBM.

Menginjak pukul 19:30 WIB Masyarakat Dusun Ketan Ireng semakin banyak berdatangan untuk menyaksikan laga Piala Dunia yang sudah ditunggu-tunggu pertandingannya oleh para pegila bola. Pertandingan pertama di awali dengan laga Team Afrika Selatan - melawan kesebalasan dari Mexico. Tidak melewatkan moment yang baik begitu saja,Teman-teman Pengurus TBM As - Salam turut serta memasarkan produk makanan yang sudah berhasil di praktekkan,selain itu juga menyediakan mie instant dan kopi sachet sebagai pelengkap anti ngantuk. Menjelang akhir pertandingan seri pertama, langit yang semula bersahabat tiba-tiba berubah mendung dan rintik hujanmulai turun.

Akhirnya dengan buru-buru Tim dibantu Pangurus TBM memindahkan peralatan ke tempat yang aman. Tanpa ada pilihan lahin, ketika gerimis mulai reda Tim kembali memasang peralatan ke tempat yang lebih aman. Meskipun gerimis sudah berlalu dan udara dingin mulai merasuki sekujur badan tidak mengurangi minat para penonton bola sampai akhir pertandingan score : 1-1
Pertandingan kedua dimulai pukul 01:00 Wib dengan mempertemukan Tim kesebelasan Venezuela melawan Perancis, pertandingan berlangsung seru dengan diwarnai beberapa pelanggaran dan pinalti. Sampai acara selesai pukul 03:30 Wib berakhir sudah laga pembukaan Piala Dunia yang pertama dengan hasil imbang 1-1.

Minggu, 23 Mei 2010

Lomba Catur Tingkat Desa,dan Nonton Bareng Sepak Bola

Hari Sabtu, tanggal 22 Mei kemarin ada yang lain di pendopo kelurahan Suwayuwo,tampak aktifitas dan kesibukan yang dilakukan warga. Ya pada malam nanti akan ada Nonton bareng Liga Champions antara Inter Milan melawan Bayern Muenchen dan "Lomba Catur Tingkat Desa" memperebutkan piala dari Kepala Desa Suwayuwo dengan rincian juara 1 : tropy dan uang pembinaan, juara 2 : tropy dan uang pembinaan, juara 3 : tropy dan uang pembinaan. Selepas pukul 18:30 hujan turun cukup deras, tetapi panitia tetap lomba tetap optimis acara lomba catur akan tetap meriah dan ramai. Terbukti setelah hujan reda warga mulai berdatangan. Tanpa menunggu lama,acarapun dimulai dengan diawali salam pembuka dari pembawa acara dilanjutkan dengan pendaftaran peserta. Lomba dibagi dalam dua segmen yaitu peserta lomba catur anak-anak dan tingkat dewasa. Turut hadir Kepala Desa Suwayuwo,dan perwakilan dari kapolsek Para jawara catur pedukuhan di deluruh Desa Suwayuwo tampak berdatangan menguji ketahanannya dalam lomba catur.Mengingat akan lamanya waktu yang dilalui, maka jumlah peserta yang terdaftar dibatasi hanya 20 orang. Pertandingan berlangsung seru antar pemain catur terlihat dari ekspresi peserta lomba yg memutar otak mengatur sisat bagaimana bisa mengalahkan lawan mainnya. Sampai acara nonton barang Liga Champions berlangsung, Peserta lomba masih berusaha sekuat tenaga mengalahkan lawan mainnya. Baru ketika pukul 02:45 WIB tercapailah urutan pemenang yaitu: Juara 1 direbut oleh Bapak NurJuara 2 Bapak Hartono Juara 3. Bapak Affan. Setelah penyerahan hadiah warga kembali melanjutkan melihat pertandingan sepak bola yang selesai sampai pukul 03:45 WIB dengan kemenangan Inter Milan 2:0

Kamis, 20 Mei 2010

Meretas Masa Depan Taman Belajar Masyarakat Melalui Meeting Reguler

Bertemu, berkumpul dan bercerita tentang perkembangan Taman Belajar Masyarakat (TBM) dalam kegiatan regular meeting menjadi tradisi bagi pengurus TBM. Reguler meeting menjadi ajang bertukar pikiran, meretas ide-ide kreatif dan merencanakan aktivitas. TBM yang mulai memasuki tahun ketiga, mulai menapaki tahap kedewasaan. Delapan TBM yang lama mulai mempersiapkan proses kemandirian dan tiga TBM baru mulai memantapkan diri menjadi lembaga TBM yang kuat. Dalam regular meeting biasanya ada banyak ide dan gagasan yang menjadi landasn gerak TBM PPS selanjutnya.
Selama program 2009, Reguler meeting dilakukan di awal program sebagai bentuk sosialisasi program pustaka sampoerna. Ketika program berjalan, pertemuan lebih banyak dilakukan di internal TBM dalam bentuk dampingan, pelatihan atau in house training kegiatan lainnya.
Reguler meeting kali ini dilakukan di akhir program pustaka sampoerna tahun 2009. Bertempat di PPK Sampoerna Sukorejo Pasuruan, minggu pagi, 16 Mei 2010 seluruh pengurus dari TBM Pasuruan dan Surabaya berkumpul.

Masing-masing TBM diwakili oleh 2 orang pengurusnya. Seluruh pengurus TBM hadir dalam kegiatan tersebut kecuali perwakilan TBM Arenda. Peserta pada kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB dan berakhir 15.30 itu sebanyak 20 orang.
Tujuan utama regular meeting yang mejadi agenda rutin pengurus ini adalah untuk mengevaluasi seluruh kegiatan TBM yang telah dilakukan di tahun program 2010 sehingga diperoleh gambaran konkret tentang aktivitas TBM. Tujuan lainnya adalah mengatasi problematika yang ada di TBM melalui sharing, Membangun komunikasi antar TBM sehingga akan terjalin hubungan simbiosis mutualisme, memperluas jaringan dan kerjasama TBM dan Sounding Program PPS 2010

Untuk mencapai tujuan yang diharapkan, kegiatan regular meeting ini dimulai dengan presentasi kegiatan yang telah dijalankan oleh tiap-tiap TBM selama tahun 2009. Dalam presentasi tersebut terungkap berbagai prestasi, problem dan alternative solusi yang telah mereka lakukan ataupun harapan dampingan dari YPPI. Setelah presentasi usai, dilakukan mapping permasalahan di TBM sehingga tergambar jelas permasalahan TBM secara umum dan alternative solusi yang bisa dilakukan.

Dalam pertemuan yang santai tapi serius ini juga memaparkan hasil baksos selama tahun 2009. Dari empat kali baksos yang dilakukan di Kebo Ireng sebanyak 2 kali, Ketan Ireng dan Krembangan Utara diperoleh dana sebesar Rp. 2.592.000. Atas kesepakatan semua pengurus TBM, dana ini nantinya akan digunakan untuk refreshing tour, di mana waktu, tempat tujuan dan rincian kegiatan lainnya akan dibicarakan kemudian.

Dengan semakin banyaknya kegiatan PPS yang akan dilakukan di tahun 2010, YPPI menjelaskan bahwa perlu adanya persiapan matang dan pemahaman yang sama dari seluruh pengurus TBM. Bagaimana bentuk laporan dan pentingnya data-data TBM sebagai dasar kualifikasi tingkat keberhasilan TBM. Selama ini pengurus TBM masih belum menyadari sepenuhnya betapa pentingnya data kuantitatif TBM untuk menunjang keberlanjutan PPS. Sehingga pemaparan program tahun 2010 yang telah dirinci dan diajukan oleh YPPI ke samapoerna harus bisa dipahami oleh TBM. Meski dalam proses persetujuannya kemungkinan akan mengalami beberapa perubahan.

Di akhir acara, peserta memberikan kritik dan masukan bagi YPPI selama melakukan pendampingan di TBM. Masukan ini akan sangat berharga untuk memperbaiki kualitas pendampingan sehingga akan diperoleh hasil yang lebih baik dari tahun sebelumnya. (IR)

Senin, 22 Maret 2010

Berharap memperluas pemasaran dengan Pelatihan Marketing, packaging dan Labeling

Memulai usaha memang tidak semudah mengembangkan usaha itu sendiri. S eperti yang dialami oleh unit usaha TBM yang awalnya dimaksudkan untuk mempersiapkan kemandirian TBM. Lima TBM yang mendapat dampingan Potensial eksplore sejak Oktober telah mengembangkan berbagai usaha sesuai dengan potensi mereka.

TBM Cahaya Ilmu Gunting mengembangkan usaha mini shop dan accesoris, TBM Intan Pustaka Ngadimulyo menggeluti usaha sambel pecel, batik dan bordir. Sementara TBM Puspa Indah Krembangan Utara membuat tas dari talo kort dan TBM Nusantara Rungkut Lor membuat tas, sulam pita, sabun cair dan aksesoris, TBM Wahana baca menekuni cuci motor.

Selama hampir 3 bulan menjalankan unit usaha, TBM mengalami kendala di pemasaran dan kemasan produk, sehingga YPPI berinisiatif untuk memberi mereka pelatihan Marketing, packaging dan labeling. Pelatihan tersebut dilaksanakan pada 19-21 Maret 2010 bertempat di Pusat Pelatihan Kewirausahaan Sampoerna Sukorejo, Pasuruan. Kegiatan dibuka oleh Dwi Koestiningsih dari PT.HM Sampoerna tbk.
Pelatihan diikuti oleh 5 TBM pelaku unit usaha yang mendapat dana dampingan Potensial eksplore dar Program Pustaka Sampoerna masing-masing 3 orang tiap TBM.

Namun TBM lain yang belum memiliki unit usaha juga diberi kesempatan untuk mengikuti pemaparan nara sumber pada hari Sabtu, 20 Maret untuk mendengarkan paparan materi dari Saptuari Sugiharto, pengusaha Kedai Digital dari Yogyakarta.
Saptuari menjelaskan seluk beluk marketing dan trik jitu dalam mengembangkan usaha. Selain Saptuari, nara sumber yang mengisi pelatihan antara lain Dwi Santoso, pengusaha sarang semut dari Sidoarjo yang memaparkan jatuh bangun usahanya. Aldy Menzhu dari UKM Center menjadi fasilitator untuk memandu peserta menyusun peluang dan tantangan usaha TBM serta menyusun rencana pengembangan usaha TBM.

Ketiga nara sumber tersebut berhasil memompa motivasi dan membangkitkan jiwa enterpreunership peserta. Materi packaging dan labelling disampaikan oleh heri dari PPKS. Peserta diajak praktek langsung bagaimana mengemas produk dengan plastik maupun bahan lain, sehingga mereka memperoleh gambaran kemasan apa yang pas untuk produk mereka.

Di Pelatihan, peserta juga memaparkan produk unit usaha masing-masing. Selain dapat dilihat oleh peserta lain, nara sumber juga dapat memberikan kritik dan masukan untuk meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan. Peserta juga diberi kesempatan untuk mengunjungi Fath Bordir dan melihat langsung bagaimana keberhasilan home industri tersebut serta mendengar true story pegembangan usaha yang dirintis dari bawah. Sebelum pulang ke rumah masing-masing, peserta juga mengunjungi Unit Usaha TBM di pasuruan, Cahaya Ilmu Aksesories dan Intan Production. Banyak di antara peserta yang memborong aksesories Cahaya Ilmu, tentu saja ini menggembirakan TBM Cahaya Ilmu.

Minggu, 21 Maret 2010

Menggalang dana dengan Nonton Bareng di TBM Suwayuwo

Bermacam cara yang bisa dilakukan TBM (Taman Belajar Masyarakat ) Lingkar Pustaka Suwayuwo untuk penggalangan dana,salah satunya dengan mengundang massa untuk nonton film bareng dikala malam minggu. Tgl 13 Maret 2010 kemarin,pengurus TBM Suwayuwo didukung dari Tim YPPI sepakat menyelenggarakan acara tersebut.

Agus Indarto selaku ketua TBM sengaja mencetuskan ide itu sebagai bentuk penggalangan dana untuk menambah pemasukan dana bagi TBM dengan menjajakan makanan ringan kepada penonton yang hadir dalam acara nonton bareng tersebut. Selepas Magrib sudah banyak warga yang berkumpul karena sebelumnya sudah ada pemberitahuan dari panitia. Mulai dari usia anak – anak,remaja dan orang tua hadir berduyun – duyun berdatangan memenuhi pendopo keluarahan Suwayuwo. Turut hadir Bapak Lurah yang mengajak serta putra – putrinya menambah suasana semakin hangat dan penuh kekeluargaan.

Tiba saatnya pemutaran film yang pertama,yaitu berjudul Kung Fu Panda, kisah dalam film ini sangat menarik karena menceritakan sebuah kegigihan dalam mewujudkan sebuah keinginan atau impian seorang panda yang ingin menjadi ksatria sejati. Diselingi kisah-kisah lucu dan ditingkahi bermacam strategi akhirnya tampilah Panda tadi menjadi pendekar Kung Fu sejati. Anak – anak yang menonton film pada malam itu tergelak-gelak sampai film berakhir.

Pukul 21:15 saatnya pemutaran film yang ke dua berjudul ”sumpah ini pocong ” lumayan serem juga jika dilihat dari judulnya,padahal dalam film tersebut banyak komedi dan kelucuan yang ditampilkan. Memang cocok sekali film ini diputar karena semakin malam remaja dan orang dewasa banyak yang hadir. Terlihat dari beberapa orang yang datang sambil membawa pasanganyan,penonton tak lupa membeli jagung bakar dan makanan ringan yang dijajakan oleh panitia. Seraya menikmati jagung bakar,mata penonton tak lepas dari layar LCD screen yang menampilkan adegan seru dan lucu. Pukul 23:15 Acara nonton bareng selesai,tampak wajah puas terpancar dimuka penonton sebab jarang-jarang diadakan nonton bareng seperti itu.

Pengurus TBM dalam acara nonton bareng malam itu ikut senang dan semakin bersemangat karena dari hasil penjualan makanan ringan dan minuman kemasan gelas laku banyak yang tentunya menambah pendapatan dana operasional TBM. Tidak menutup kemungkinan untuk TBM Surabaya maupun Pasuruan yang akan melakukan hal serupa akan dibantu sepenuh hati oleh Tim YPPI.

Selasa, 02 Maret 2010

Kunjungan PT. Arutmin ke TBM Mawar



Selasa, 2 Maret 2010, PT Arutmin berkunjung ke TBM Mawar, RW 03 Kelurahan Rungkut Menanggal. Kunjungan tersebut dalam rangka studi banding program Corporate Social Responsibility (CSR) divisi Community Development. Sebelum rombongan PT. Arutmin datang, acara dimulai pukul 09.30 dengan membuat kerajinan dari bahan flanel. Pelatihnya adalah salah seorang warga RW 03 yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan serupa. Kerajinan yang dibuat pada kesempatan itu adalah pita dan jepit rambut. Warna merah muda, hitam, dan kuning hasil jepit dan pita kain flanel peserta sangat menarik mata.

Sekitar 30 peserta yang semuanya adalah ibu-ibu, dengan sabar memotong kain flanel sesuai bentuk yang dicontohkan pelatih, kemudian mengkaitkannya satu sama lain dengan menjahitnya. Sebagian besar ibu-ibu merasa tidak kesulitan dengan materi tersebut. Namun ada juga seorang ibu yang merasa tidak sabar saat menjahit flanel sehingga hasilnya kurang bagus.

Setelah 1 jam 30 menit, tamu dari PT. Arutmin yang berjumlah 8 orang dengan didampingi 1 orang dari PT. H.M Sampoerna tiba di TBM Mawar. Rombongan disambut oleh pengurus TBM, Direktur YPPI, dan Penanggung jawab program Pustaka Sampoerna. Selanjutnya, mereka melihat langsung aktifitas pembuatan kerajinan flanel. Di satu sudut tempat pelatihan terdapat sebuah meja display hasil kreasi TBM di Surabaya. Rombongan tertarik dengan hasil kreasi TBM, seperti hiasan dinding sulam pita, tas dari tali kort, jilbab sulam pita, tudung saji dari bahan daur ulang, kreasi rajutan, sabun cuci ramah lingkungan.. Tanya jawab secara tidak formal pun berlangsung antara pengurus TBM, YPPI, dengan PT. Arutmin. Selang beberapa waktu, acara ceremony kunjungan dilakukan oleh pengurus TBM, sehingga, kegiatan membuat kerajinan tangan dari flanel untuk sementara dihentikan.

Dipandu oleh ibu Rachma, selaku MC, acara dibuka dengan sambutan dari Ibu Dewi Syafrudin mewakili ketua TBM (Ibu Dien Syamsudin) yang berhalangan hadir karena mengikuti acara pelatihan untuk bunda Paud Kota Surabaya. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan PT. H.M Sampoerna yang diwakili ibu Arini. Acara dilanjutkan dengan presentasi dari Choirul Mahpuduah (pengurus TBM Nusantara) mewakili pihak warga yang menerima langsung Program Pustaka Sampoerna. Setelah itu dilanjutkan dengan penyerahan tanda mata dari Program Pustaka Sampoerna ke PT. Arutmin. Sebaliknya, perwakilan PT. Arutmin memberikan tanda mata untuk pengurus TBM Mawar berupa replika kapal. Sebelum mengakhiri kunjungannya, rombongan melihat-lihat koleksi buku TBM Mawar.

Kunjungan tamu tersebut ke TBM mampu memberikan semangat baru para pengurus untuk lebih aktif dalam berkegiatan. Adanya pembelajaran dari pihak luar merupakan bentuk apresiasi atas apa yang telah dikerjakan oleh pengurus TBM selama ini. Di sisi lain, pihak luar mampu belajar atas keberhasilan suatu program. Simbiosis mutualisme atas kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya berdampak sekejap saja, tapi mampu menjadi pemicu lahirnya kreatifitas semua pihak dalam pengembangan program secara berkelanjutan.

Senin, 04 Januari 2010

Menyambut Pergantian Tahun dengan '2012'


Momen pergantian tahun menjadi sesuatu yang istimewa bagi sebagian besar masyarakat, tak terkecuali masyarakat desa Gunting Sukorejo Pasuruan. Malam itu malam menjelang tahun baru 2010. Selepas maghrib, halaman TBM Cahaya Ilmu sudah dipenuhi puluhan masyarakat dari usia anak-anak, remaja sampai nenek kakek.
Ketika Tim YPPI datang, puluhan warga sudah tidak sabar menunggu pemutaran film. Layar sudah dipancang di halaman, tikar segera digelar oleh petugas TBM dengan sigap. Tim YPPI pun dengan cepat menyiapkan peralatan IT, laptop, LCD dan sound sistem hasil pinjam dari tetangga sebelah. Puluhan pengunjung riuh berebut mendekati Tim YPPI, ingin tahu bagaimana film bisa diputar dengan LCD.
Rencana awal Tim akan memutar film 'Garuda di Dadaku', namun penonton dengan tidak sabar meminta "2012". "Lho....ini masih tahun 2010 bu, kenapa minta 2012?" Goda Tim YPPI kepada salah seorang penonton yang penuh semangat meminta film 2012. Rintik hujan yang mulai turun tidak lagi dirasa oleh penonton yang semakin berdesakan, sementara penonton yang telah duduk bersila sebentar-sebentar berdiri melihat bayangannya di layar LCD, seakan heran.
Sepuluh menit kemudian, 2012 pun dimulai. Semua mata terpana melihat adegan demi adegan film tersebut yang membuat hati berdebar. Tak satupun penonton bergeser dari tempat duduknya. Seru dan menegangkan! Hingga akhir pemutaran film pukul 22.30 WIB, barulah mereka menghela nafas, sambil tersenyum puas mereka melangkah meninggalkan lokasi pemutaran film. 'Eh ....Pak...Mbak..tunggu, ini ada kenang-kenangan dari TBM", teriak Nurma, salah satu pentugas TBM. TBM memberikan bingkisan kecil untuk lima penonton yang setia melihat film dari awal hingga akhir.
Acara ditutup dengan kilatan bunga api yag telah disiapkan oleh pengurus TBM. Mereka bersuka cita menyambut pergantian tahun. Dengan semangat baru, kegiatan yang sudah dipersiapkan sejak lama ini telah terlaksana dengan meriah(IR).
 
tbm-online. Design by Wpthemedesigner. Converted To Blogger Template By Anshul Tested by Blogger Templates.